Mengevaluasi Remote Server

 Kompetensi Dasar

3.4 Mengevaluasi RemoteServer

     4.4 Mengkonfigurasi Remote Server

 


 

URAIAN MATERI

    Konsep Server Remote  Server Remote adalah sebuah server yang didedikasikan untuk menangani pengguna yang´ tidak pada LAN tapi membutuhkan akses jarak jauh untuk itu.  Remote akses server memungkinkan pengguna untuk mendapatkan akses ke file dan´ layanan cetak di LAN dari lokasi terpencil.  Sebagai contoh, pengguna yang memanggil ke jaringan dari rumah menggunakan modem´ analog atau koneksi ISDN akan mendial ke server akses remote. Setelah pengguna dikonfirmasi ia dapat mengakses drive dan printer bersama seolah-olah ia secara fisik terhubung ke LAN kantor.  Kita dapat menggunakan misalnya perintah telnet untuk login secara remote ke sistem lain´ pada jaringan kita.

  3. Telnet  A. Server Telnet´ Telnet adalah sebuah utilitas standar Internet dan berdasarkan protokol (Request For Comment, RFC) 854. RFC ini menetapkan metode untuk transmisi dan menerima karakter ASCII tidak terenkripsi (plaintext) di dalam jaringan. Anda dapat menggunakan klien Telnet berjalan pada satu komputer untuk menghubungkan ke sesi berbasis baris perintah untuk menjalankan aplikasi. Hanya antarmuka berbasis karakter dan beberapa aplikasi yang didukung. Telnet terdiri dari dua komponen: Telnet klien dan Telnet Server.

  4. Telnet Telnet Server melayani sesi remote untuk Telnet klien. Ketika Telnet Server aktif berjalan pada komputer, pengguna dapat terhubung ke server dengan menggunakan klien Telnet dari komputer remote. Telnet Server diimplementasikan di Windows sebagai layanan yang dapat dikonfigurasi untuk selalu aktif, bahkan ketika tidak ada orang yang login ke server. Ketika klien Telnet terhubung ke komputer yang menjalankan Telnet Server, pengguna remote diminta untuk memasukkan nama pengguna dan kata sandi. Telnet Server pada Windows mendukung dua jenis otentikasi yaitu NTLM dan Password (atau plaintext). Telnet tidak mendukung aplikasi yang memerlukan antarmuka grafis. Namun, Telnet Server dan Telnet Klien memahami karakter khusus yang menyediakan beberapa tingkat format dan posisi kursor dalam jendela Telnet klien. Telnet Server dan Telnet Klien mendukung emulasi dari empat jenis terminal: ANSI, VT- 100, VT-52, dan VT-NT.

  5. Telnet  Telnet Klien´ Implementasi Telnet awalnya gagal untuk operasi dupleks setengah (half duplex). Ini berarti bahwa lalu lintas data yang hanya bisa pergi dalam satu arah pada satu waktu dan memerlukan tindakan khusus untuk menunjukkan akhir dari lalu lintas satu arah sehingga lalu lintas sekarang dapat mulai ke arah lain. Tindakan spesifik adalah dimasukkannya karakter GA (go ahead) dalam aliran data. Link modern sudah memungkinkan operasi dua arah (bi- directional) dan "menekan pergi ke depan" pilihan diaktifkan.

  6. Telnet  Secure Shell (SSH)´ Secure Shell (SSH) adalah sebuah protokol jaringan kriptografi (disandikan) untuk komunikasi data jarak jauh yang aman, dengan baris perintah login, perintah eksekusi jarak jauh, dan layanan jaringan lainnya antara dua jaringan komputer yang berhubungan, melalui saluran yang disandikan dan aman melalui jaringan tidak aman, server dan klien (masing-masing menjalankan server SSH dan program SSH klien,). OpenSSH (OpenBSD Secure Shell) adalah seperangkat program komputer yang menyediakan sesi komunikasi terenkripsi melalui jaringan computer menggunakan protokol ssh.

  7. Telnet  Server SSH´ OpenSSH menggunakan hubungan server-klien. Sistem yang dihubungi disebutsebagai server. Sistem yang meminta sambungan disebut sebagai klien. Sebuah sistem sekaligus dapat menjadi server dan klien SSH. OpenSSH juga memiliki manfaat tambahan X11 forwarding dan port forwarding.

  8.  Rangkuman´  Remote akses server memungkinkan pengguna untuk mendapatkan akses´ ke file dan layanan cetak di LAN dari lokasi terpencil.  Telnet terdiri dari dua komponen: Telnet klien dan Telnet Server. Hanya´ antarmuka berbasis karakter dan beberapa aplikasi yang didukung. Tidak ada kemampuan grafis di lingkungan Telnet.  Data yang dikomunikasikan melalui aplikasi telnet dapat dengan mudah´ dibaca oleh orang, sehingga menjadi kurang aman untuk data-data penting yang harus dilindungi.  Secure Shell (SSH) adalah sebuah protokol jaringan kriptografi (disandikan)´ untuk komunikasi data jarak jauh yang aman, dengan baris perintah login, perintah eksekusi jarak jauh, dan layanan jaringan lainnya antara dua jaringan komputer yang berhubungan, melalui saluran yang disandikan dan aman melalui jaringan tidak aman.

 


Latihan soal

1.  Apakah yang dimaksud telnet?

2.  Apakah yang dimaksud remote server ?

3.  Bagaimanakah cara telnet bekerja?

4.  Apakah yang dimaksud Secure Shell (SSH) ?

5.  Apakah yang dimaksud (OpenBSD Secure Shell) ?

Bagi yang ingin Materinya. Silahkan klik link download dibawah ini :

 https://semawur.com/MQikt6pJGROr

No comments:

Post a Comment

Mendiskusikan berbagai format gambar

  Kompetensi Dasar 3.4    Mendiskusikan berbagai format gambar 4.4    Menempatkan berbagi format gambar   URAIAN MATERI Dalam duni...